Kamis, 24 Februari 2011

Sejarah,perkembangan,dan perbedaan versi web.

Perbedaan versi web.

Web atau internet adalah hal yang sudah tidak asing lagi di zaman ini. Hampir semua orang dari berbagai kalangan, hampir semua sudah pernah menggunakan internet. Tapi tahukah kita bahwa internet selalu berkembang dari generasi ke generasi,dan memiliki perbedaan masing-masing? Pada tulisan ini saya akan membahas tentang sejarah web dan perbedaan dari setiap generasinya.

    Ilmu web adalah usaha bersama antara MIT dan University of Southampton. Ilmu web berkaitan tentang hubungan sosial-teknis yaang terlibat dalam world wide web. Pada tanggal 2 november 2006 MIT diumumkan sebagai Websciense research inisiative (WSRI) dan mengubah namanya pada tahun 2009 menjadi Web Science Trust. Tim Berners-Lee adalah yang memimpin program yang bertujuan untuk menarik pemerintah dana swasta. Web berkembang dari generasi ke generasi dan memiliki perbedaan di setiap versinya. Berikut adaalah versi dan perbedaannya :

Pada Web 1.0 masih bersifat read-only. Jadi isi dari web tersebut hanya dapat dibaca oleh penggunanya. Tanpa ada interaksi sedikitpun antara penguna dan web tersebut.

• Formulir HTML terkirim otomatis via  email. Kita
bisa mengisinya dan mengirim balik ke pengirim,
langsung tercatat di database.
• CSS (Cascading Style Sheets)
• Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
• Markup XHTML
• Sindikasi dan agregasi data menggunakan
RSS/Atom
• URL yang valid
• Folksonomies
• Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
XML Web-Service API

Pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write. Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Sehingga sudah terjadi interaksi antara web dengan penggunanya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit.

 • Formulir HTML terkirim otomatis via  email. Kita
bisa mengisinya dan mengirim balik ke pengirim,
langsung tercatat di database.
• CSS (Cascading Style Sheets)
• Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
• Markup XHTML
• Sindikasi dan agregasi data menggunakan
RSS/Atom
• URL yang valid
• Folksonomies
• Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
XML Web-Service API


Sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan mesin ke mesin. Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian ini sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

•Transformation dari tempat penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
• Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
• Network computing, software as service business models, Web Services interoperability, distributed
computing, grid computing and cloud computing.
• Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
• Open identity, Open ID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
• The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPAROL, GRDDL,
semantic application platforms, and statement-based datastores;
• Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
• Intelligent applications.


























Sejarah Web

Web pertama kali dikembangkan  oleh  Sir Timothy John Tim Berners-Lee, hanya pada saat itu web masih berjalan tanpa hubungan jaringan. Pada tahun 80-an web mulai populer karena sudah terhubung dengan jaringan internet.
Sejarah web juga berkaitan dengan sejarah perkembangan teknologi komputer. Karena pada awalnya tampilan web masih sangatlah sederhana, hanya menampilkan teks, lalu untuk hyperlink (link) pada saat itu masih menggunakan tampilan nomor yang menghubungkan antara satu halaman ke halaman lainnya.
Pada saat itu pun, teknologi web dikembangkan dan berjalan pada sistem operasi Unix, masih sangat jarang yang menggunakan teknologi windows. andaipun ada, teknologi windows masih sangat sederhana.
Lalu dengan semakin beragamnya tampilan dan penerapan teknologi berbasis desktop mendorong perkembangan teknologi sejarah web, baik berupa teknologi tampilan (GUI – Graphical User Interface), teknologi browser, teknologi bahasa yang digunaan untuk mengembangkan web, platform web dan beragam teknologi web lainnya. Seiring waktu keberadaan web pun meledak.
Dari hanya berjumlah ribuan, hingga mencapai jumlah jutaan bahkan milyaran. Fungsinya pun berkembang, bukan hanya sebagai media bertukar informasi, tapi juga mewujud berupa aplikasi sistem informasi berbasis web.
Dalam sejarah web, web browser digunakan sebagai media untuk berselancar, dan browser yang pertama kali popular digunakan yaitu Internet Explorer. Internet Explorer digunakan sebagai aplikasi untuk mengakses web melalui komputer. Seiring perkembangan saat ini sudah tersedia beragam web browser selain Internet Explorer, seperti mozilla firefox, google chrome, safari, opera dan sebagainya. Untuk bahasa pemrograman yang pada awalnya hanya terdapat beberapa bahasa, saat ini sudah beragam.
Salah satu bentuk bagian perkembangan sejarah web, lahir definisi web pada akhir tahun 90-an, yaitu yang disebut web 2.0. Web 2.0 ini didefinisikan sebagai web yang berfungsi kolaboratif, informatif, dengan tujuan membuat pengguna semakin dekat, salah satu cirinya ditandai dengan hadirnya wiki, blog, social network.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar